Minggu, 07 Juli 2013

Selamat untuk Irak


Timnas Irak pantas mendapat ucapan selamat. Tidak diperhitungkan sebelumnya, Irak mampu menembus babak semifinal Piala Dunia U-20 setelah menyingkirkan tim Asia lainnya, Korea Selatan (Korsel) lewat drama adu penalti di Stadion Kadir Has, Minggu (7/7). Benar-benar kejutan, karena Irak mampu melakukannya dalam kondisi negara yang belum stabil.

Irak langsung memimpin lewat penalti Ali Faez saat pertandingan berjalan 21 menit. Tapi hanya tiga menit berselang Korsel menyamakan skor lewat Changhoon Kwon.

Irak kembali memimpin pada menit ke-41 berkat gol Frahan Sakor. Lagi-lagi Korsel mampu menyamakan skor 2-2 di menit 49 melalui gol Gwanghun Lee.

Skor imbang ini bertahan hingga 90 berakhir dan pertandingan dilanjutkan dengan extra time 2x15 menit. Di masa perpanjang waktu 30 menit, Sakor membawa lagi Irak memimpin di menit 117 sebelum Korsel memaksakan laga berlanjut ke adu penalti setelah Jung Hyun Cheol bikin gol di menit 120, sehingga harus diadakan adu penalti.

Dalam adu nasib, hanya satu penendang Irak yang gagal menjeringkan bola. Sedangkan dua pemain Korsel gagal menjalankan tugasnya. Irak berhak lolos berkat kemenangan 5-4 dan akan berhadapan dengan Uruguay di semifinal.

Pertandingan perempatfinal tidak kalah seru terjadi antara Ghana kontra Cili. Ghana memimpin lebih dulu lewat Moses Odjer menit 10. Tapi Nicolas Castillo dan Angelo Henriquez membalikkan keadaan dan Cili berbalik unggul 2-1 di menit 22 dan 26. Ghana mampu menyamakan kedudukan lewat Ebenezer Assifuah menit 71 yang bertahan hingga waktu normal usai.

Pada babak extra time Cili kembali memimpin 3-2 di menit 97 lewat gol kedua Henrique. Lagi-lagi Ghana menyamakan skor pada menit 112 melalui Salifu Seidu.

Saat pertandingan akan berakhir, Assifuah mencetak gol keduanya di menit 120, sekaligus membawa Ghana menang 4-3 dan lolos ke semifinal. Di semifinal nanti, Ghana akan berhadapan dengan Prancis.***

PB Riau Pos Tanding Persahabatan Lawan Bank Mandiri


Suasana keakraban sangat terasa dalam pertandingan persahabatan antara Persatuan Bulutangkis (PB) Riau Pos melawan PB Bank Mandiri di GOR Panam Square, Sabtu (6/7). Dalam pertandingan yang digelar mulai pukul 20.00 WIB itu, kedua klub saling mengalahkan.

Ini merupakan pertemuan kali kedua bagi keduanya. Sebelumnya, Juni lalu Bank Mandiri yang menjamu Riau Pos di GOR Wahyu, Sumatera. ''Pertandingan persahabatan ini tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahim antar permain Riau Pos dengan Bank Mandiri. Kita berharap kedepan, hubungan kedua klub semakin baik,'' kata Wakil Ketua PB Riau Pos Abdul Gapur dalam sambutannya.

Perwakilan PB Bank Mandiri, Andy malah ''melemparkan'' ide untuk terus mengadakan pertandingan persahabatan dengan melibatkan beberapa klub lagi. ''Kalau bisa kita bertemu sekitar empat klub dan saling berhadapan, sehingga suasananya lebih meriah. Teknisnya nanti kita atur,'' kata Andhy.

Turut bermain dalam pertandingan kemarin, Wakil Pemimpin Redaksi Riau Pos Hary BK, Deputy GM Rtv Zulhedi, Zetli, Aris Rinaldi dan pemain Riau Pos lainnya. Sementara dari Bank Mandiri hadir E Chanel Officer Andhy, Eko, Randy, dan pemain lainnya.***

Kamis, 04 Juli 2013

PSPS Kembali Jadi Lumbung Gol


PSPS benar-benar kritis. Jangankan bisa meraih poin, Askar Bertuah malah menjadi lumbung gol bagi lawan-lawannya di Indonesia Super League. Kamis (4/7) kemarin, giliran Arema yang mencatat kemenangan super telak 7-1 atas PSPS di Stadion Kanjuruhan, Malang. Striker naturalisasi Arema, Greg Nwokolo tampil sebagai bintang dengan mencetak empat gol.
Arema langsung menguasai pertandingan sejak menit awal. Namun pasukan Rahmad Darmawan baru bisa mencetak gol pada menit ke-43 lewat penalti Keith Kayamba Gumbs.

Arema semakin percaya diri di babak kedua. Meski PSPS sempat menyamakan skor 1-1 setelah M Isnaini membobol gawang Kurnie Meiga, pesta gol Arema tak terhindarkan. Dimulai pada menit 57 ketika Greg mencetak gol lewat sundulan akurat yang mengelabui kiper PSPS Fance Harinato. Tendangan keras pemain pengganti, Dendi Santoso menambah keunggulan Arema.

Pada menit ke-77, Greg Nwokolo kembali mencetak gol memanfaatkan umpan Wayan Sukadana. Beberapa menit kemudian Greg mencetak hat-trick dan membawa Arema unggul 5-1.

Gol keenam Arema dicetak Kayamba. Pesta gol Arema ditutup gol keempat Greg di menit 83.***

Selasa, 02 Juli 2013

ISG Pindah Lagi ke Palembang


Menteri Pemuda dan Olahraga tampaknya tidak punya pendirian teguh. Setelah memutuskan secara sepihak pemindahan tuan rumah Islamic Solidarity Games (ISG) III dari Riau ke Jakarta, Selasa (27/7) Menpora Roy Suryo kembali mengambil keputusan membingungkan. Bersama Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menpora Roy Suryo tiba-tiba mengumumkan ISG dipindahkan ke Palembang, 22 September sampai 1 Oktober 2013.

''Pelaksanaan ISG diputuskan di Palembang Sumatera Selatan. Sebuah provinsi yang secara teknis sudah siap melaksanakan,'' kata Agung Laksono.

Salah satu pertimbangan menunjuk Palembang sebagai tuan rumah karena pemerintah mendorong iven internasional tidak hanya dilaksanakan di Jakarta.

''Di masa yang akan datang iven dari sektor manapun, termasuk juga olahraga bisa diselenggarakan di daerah. Semangatnya sesuai dengan otonomi daerah,'' ungkapnya.

Agung mengungkapan, jika dilihat dari sumber daya yang dimiliki daerah punya kemampuan untuk menggelar iven internasional. ''Maka kami semua sepakat melaksanakan ISG pada 22 September hingga 1 Oktober diselenggarakan di Palembang Sumsel,'' kata Agung.

Sementara itu Menpora Roy Suryo mengatakan, Jakarta awalnya memang akan ditunjuk sebagai tuan rumah ISG. Namun ternyata setelah dinilai, Jakarta belum siap menggelar tiga cabang olahraga yang dipertandingan pada iven olahraga negara-negara Islam tersebut.

''Ada tiga cabang olahraga yang mengalami kendala hampir sama dengan di Pekanbaru. Kalau dipaksakan di Jakarta, tidak mencukupi waktunya. Karena itu akhirnya kami putuskan pindah ke Palembang,'' kata Roy.(int/***)

Senin, 01 Juli 2013

Pekanbaru Simpan Trofi Rida Cup


Riau Pos Group Divisi Regional (Divre) Pekanbaru benar-benar menjadi tim terbaik di ajang Rida Cup. Dari tujuh kali pelaksanaan Rida Cup, lima diantaranya menjadi milik Pekanbaru. Bahkan Pekanbaru berhak memiliki trofi bergilir Rida Cup, karena mampu mempertahkan gelar tiga kali beruntun. Sementara Padang dua kali meraih gelar juara.

Di Stadion Imam Bonjol, Padang Sumatera Barat, Ahad (30/6), Pekanbaru mengalahkan Divre Medan dengan skor 2-1. Gol kemenangan Divre Pekanbaru dipersembahkan Febri Jamil dan Aprinaldi, sementara gol Divre Medan diciptakan Mukti. Divre Pekanbaru sempat ketinggalan lewat penyerang Medan, Mukti yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang Pekanbaru. Sampai turun minum babak pertama skor 1-0 untuk keunggulan Medan.

Di babak kedua, Divre Pekanbaru mengubah strategi dengan menyerang total. Hasilnya permainan yang di motori Apriadi, Guntur dan Sunardi sukses membalikkan keadaan dengan balik unggul lewat gol Febri, serta gol penentu kemenangan Apriandi. Apriandi, dalam Rida Cup 2013 ini juga terpilih sebagai pemain terbaik (best player).

Ketua kontingen Pekanbaru, Raja Isyam Azwar menyebutkan dari awal memang sudah memprediksi Divre Pekanbaru juara lagi. ''Tentunya kami sangat bersyukur, bisa mempertahankan gelar juara tiga tahun beruntun,'' ujarnya.***

Brazil Juara Konfederasi 2013


LUAR BIASA. Tampil di Piala Konfederasi dengan skuad yang diragukan banyak pihak, Brazil malah menjadi juara. Di final, Brazil menumbangkan juara dunia, Spanyol tiga gol (3-0) tanpa balas di Stadion Maracana, Senin (1/7). Tiga gol yang sekaligus tuan rumah itu dicetak Fred (dua gol) menit ke-2 dan 47 dan satu gol dari Neymar menit ke-42. Kemenangan ini menjadikan gelar piala konfederasi ketiga beruntun Spanyol, setelah 2005 dan 2009.

Selain kalah, Spanyol juga harus mengakhiri laga dengan 10 orang. Bek tengah, Gerard Pique harus meninggalkan lapangan karena diusir keluar wasit setelah melanggar Neymar.

Saat pertandingan baru berjalan dua menit, Brazil sudah memimpin 1-0. Dari umpan silang Oscar, bola jatuh di depan gawang dan sembari jatuh Fred menceploskan bola.

Spanyol menciptakan peluang pada menit ke-19. Umpan Andres Iniesta diterima Fernando Torres. Namun sepakan Torres masih melambung.

Brazil malah menggandakan keunggulan 2-0 di menit ke-44. Kerjasama satu dua dengan Oscar diakhiri dengan tendangan kaki kiri Neymar yang tidak bisa dijangkau kiper Spanyol, Iker Casillas.

Saat babak kedua berjalan tiga menit, Brazil kembali mencetak gol. Lagi-lagi lewat Fred.

Spanyol berpeluang memperkecil ketertinggalan, setelah mendapatkan hadiah penalti. Sayang, Sergio Ramos yang ngotot mengambil tendangan gagal menjaringkan bola. Bola tendangannya membentur mistar gawang.

Itu belum cukup, Spanyol semakin dalam tekanan, setelah bek tengah Gerard Pique melakukan pelanggaran keras terhadap Neymar. Akibatnya bek dari Barcelona itupun harus menerima kartu merah.(***

Susunan Pemain
Brazil: 12-Julio Cesar (gk); 2-Dani Alves, 3-Thiago Silva, 4-David Luiz, 6-Marcelo; 17-Luiz Gustavo, 18-Paulinho/8-Hernanes (88'), 11-Oscar; 19-Hulk/23-Jadson (73'), 10-Neymar, 9-Fred/21-Jo (80')

Spanyol: 1-Iker Casillas (gk); 17-Alvaro Arbeloa/5-Cesar Azpilicueta (46'), 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 18-Jordi Alba; 6-Andres Iniesta, 8-Xavi, 16-Sergio Busquets, 13-Juan Mata/22-Jesus Navas (52'); 9-Fernando Torres/7-David Villa (59'), 11-Pedro.

Para Peraih Award Piala Konfederasi 2013


Sukses Brazil menjadi juara Piala Konfederasi semakin lengkap dengan penghargaan yang diterima Neymar dan Julio Cesar. Keduanya sama-sama mendapatkan gelar bergengsi setelah tampil memukau sepanjang turnamen.

 Neymar dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Konfederasi. Penyerang anyar Barcelona tersebut memang tampil ciamik sepanjang turnamen. Di babak penyisihan grup, Neymar selalu mencetak gol. Di partai final, mantan pemain Santos tersebut juga sukses menjebol gawang Spanyol.

 Naymar sukses mengalahkan gelandang Spanyol, Andres Iniesta dan kompatriotnya Paulinho. Iniesta harus puas berada di urutan kedua, sementara Pauliho ada di posisi ketiga.

 Julio Cesar juga tersenyum bahagia. Kiper QPR tersebut dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik. Sepanjang turnamen, mantan kiper Inter Milan tersebut memang tampil luar biasa. Dia hanya kebobolan tiga kali. Salah satu aksi heroic Cesar ialah ketika menggagalkan tendangan penalti Diego Forlan di babak semifinal lalu.

 Spanyol juga kebagian dua penghargaan prestisius. Yakni top skor dan tim paling fair play. Gelar pencetak gol terbanyak direbut striker Fernando Torres yang mengoleksi lima gol sepanjang kejuaraaan.

 Raihan yang dicapai striker Chelsea tersebut sebenarnya sama dengan yang dibukukan juru gedor Brazil, Fred. Namun, Torres berhak menyabet gelar itu karena tampil di sedikit pertandingan. Sementara, Fred selalu menjadi starter bagi Selecao, julukan Timnas Brazil. Fred pun harus puas berada di urutan kedua. Sementara, Neymar nangkring di posisi ketiga dengan koleksi empat gol.(jpnn)

Award Piala Konfederasi 2013
 Pemain Terbaik: Neymar
 Kiper Terbaik  : Julio Cesar
 Top Skor         :             Fernando Torres
 Tim Paling Fair Play  :  Spanyol

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More